Resmi Berganti, Kasrem 061/Sk Diserahterimakan di Bogor: Danrem Tekankan Soliditas dan Profesionalisme

Bogor, – Pergantian pejabat strategis kembali terjadi di lingkungan Korem 061/Surya Kencana. Sabtu malam, 21 Februari 2026, jabatan Kepala Staf Korem (Kasrem) 061/Sk resmi berganti dalam acara lepas sambut yang berlangsung di Hotel Onih, Kota Bogor. Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Korem 061/Sk, Thomas Rajunio, dan dihadiri sekitar 80 undangan dari jajaran perwira menengah dan perwira pertama, termasuk para Dandim, Danyon, serta pengurus Persit Kartika Candra Kirana Koorcab Rem 061/Sk. Dalam sambutannya, Danrem secara resmi memperkenalkan Yudi Ruskandar sebagai Kasrem 061/Sk yang baru. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Rizal Dwijayanto yang mengemban amanah baru sebagai Dandim 0621/Kabupaten Bogor. Menurut Danrem, rotasi jabatan di tubuh TNI AD merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan menjaga ritme pembinaan satuan tetap progresif. Ia meyakini pengalaman dan latar belakang penugasan pejabat baru akan memperkuat kinerja teritorial di wilayah Bogor dan sekitarnya. Apresiasi juga diberikan kepada pejabat lama, yakni Agus Widianto atas pengabdian selama menjabat sebagai Kasrem 061/Sk. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Henggar Tri Wahyono atas dedikasi selama memimpin Kodim 0621/Kabupaten Bogor. Danrem menekankan pentingnya membangun kerja sama yang solid antara pimpinan dan seluruh prajurit maupun PNS di jajaran Korem 061/Sk. Ia berharap pejabat baru mampu memperkuat koordinasi internal serta meningkatkan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas negara. Rangkaian acara berlangsung tertib, dimulai dari pembukaan, doa, penyampaian kesan dan pesan pejabat lama, perkenalan pejabat baru, sambutan Danrem, pemberian cinderamata hingga ramah tamah. Kegiatan berakhir pukul 20.20 WIB dalam suasana aman dan lancar. Secara tradisi, lepas sambut jabatan di lingkungan TNI bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kesinambungan estafet kepemimpinan. Di tengah tuntutan stabilitas keamanan wilayah dan pembinaan teritorial yang semakin dinamis, soliditas komando menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pertahanan negara. (Pen)